Produk otomotif Tiongkok mulai dilirik pengusaha transportasi dalam negeri. Harga yang lebih murah, menjadi daya tarik utama. Bus pariwisata Golden Dragon misalnya, dibanderol seharga Rp 1,1 miliar. Perinciannya, mesin seharga Rp 150 juta, chassis Rp 700 juta, dan sisanya untuk biaya produksi. Chassis merupakan komponen terpenting dari kendaraan yang berfungsi sebagai penopang berat kendaraan, mesin, dan penumpang. "Untuk total pembuatan, biasanya kami memberikan harga kepada klien sekitar Rp 1,1 miliar.
Harga itu sangat terjangkau jika dibandingkan pembuatan bus dengan mesin Eropa," ungkap Sales Manager PT. Indo Dongfeng Motor Erko Sudiarso di sela Pameran Produk Xiamen 2011 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu. Golden Dragon, kata dia, menggunakan chassis dari Xiamen, sementara mesinnya diimpor dari kota lain di Tiongkok. Namun perakitan dilakukan di Indonesia. "Kami menerima order dari berbagai perusahaan transportasi dalam negeri. Untuk desain body bus, kami serahkan sepenuhnya kepada klien," tuturnya. [Tiffanny Chen / Batam / Tionghoanews]