KISAH | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Senin, 01 Agustus 2011

KEHIDUPAN BAHAGIA

Ada seseorang yang pernah memberitahu Profesor Bill yang namanya sangat tersohor di bidang pendidikan, "Saya mempunyai banyak sekali problem yang sulit dan kemalangan."

Profesor Bill menjawab, "Saya tahu ada suatu tempat, dimana 15.000 orang tidak mempunyai gangguan kesulitan semacam ini."

Dengan sangat girang orang tersebut bertanya kepada Profesor Bill, "Di mana keberadaan tempat itu?"

Profesor Bill menjawab, "Di kuburan yang berada di belakang gereja!"

Dalam dunia ini, kehidupan dimanapun pasti terdapat kesulitan dan kemalangan, yang terpenting adalah bagaimana Anda menganggap segala kesulitan yang Anda hadapi itu sebagai sebuah batu loncatan untuk mencapai kesuksesan, memandang kemalangan itu sebagai anak tangga yang harus Anda lewati, sebenarnya dua hal itu bukanlah batu rintangan bagi Anda.

Ada pepatah mengatakan, "Menangis seumur hidup, tertawa pun juga seumur hidup." Pendeknya seumur hidup ini akan Anda lewatkan dengan menangis atau tertawa, daripada menangis seumur hidup lebih baik memilih tertawa untuk seumur hidup.

Ada banyak sekali orang yang melewatkan semur hidupnya dengan kemalangan, karena mereka mengira orang yang berada di dunia ini lebih banyak dirundung kemalangan.

Jika Anda akan mengubah kemalangan itu menjadi kebahagiaan, pertama-tama Anda harus rela dan cepat mencampakkan semua konsep di kala Anda menemui kemalangan, terus-menerus mengarahkan pikiran masa depan Anda ke arah yang jelek, akan bisa membuat pikiran Anda terkubur dalam pikiran yang miskin  dan sempit. Pemikiran yang gelap dan suram bisa menjadikan nasib Anda menjadi gelap juga. Pikiran dan perasaan yang riang dan penuh harapan akan membawakan masa depan yang gemilang bagi kita. Hanya dalam sikap suasana hati yang penuh semangat, riang dan penuh harapan, barulah kita dapat diberikan kehidupan yang cerah.

Tanamkan selalu kata "kebahagiaan" ini dalam benak pikiran Anda. Bila dalam perjalanan hidup yang penuh duri, kita dapat mencari sebuah jalan yang mulus bagi diri sendiri untuk terus menyongsong maju ke depan, niscaya kita akan memiliki kehidupan yang bahagia. Tentunya juga ada hari-hari yang luar biasa bergembira ketika kita sedang berjalan dengan senang dalam perjalanan hidup yang luas dan rata. Tetapi kesempatan kita menjumpai perjalanan hidup yang terjal dan berliku-liku bagai jalan pegunungan akan lebih banyak, namun ketika Anda mengalami kesulitan untuk memanjat tebing yang curam, akan bisa mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan yang lebih besar.

Setelah mengalami tempaan dalam lingkungan kemalangan yang beruntun, seseorang baru dapat lebih matang dan mantap. Pada umumnya di saat mengalami cobaan dalam hidup, acapkali manusia merasa sulit untuk bangkit setelah jatuh dalam keterpurukan. Namun sebaliknya, ada orang yang walau jatuh terjerumus ke dalam jurang yang dalam dia juga tidak merasakan hal itu sebagai suatu kemalangan.

Kebahagian harus kita ciptakan sendiri, kemalangan juga harus kita tanggulangi sendiri. Ketika kita benar-benar paham akan makna sebenarnya dari kebahagian, maka kita akan menemukan bahwa ternyata jalan kebahagiaan sudah berada di bawah kaki kita.

Tidak peduli kehidupan Anda seberapa biasa dan sederhana, songsonglah ke depan untuk menyambut kehidupan ini! Janganlah mengelak dan menghindari, jangan mengeluhkan kesulitan yang Anda jumpai, kehidupan ini tidak akan seburuk yang Anda bayangkan. Orang yang mempunyai niat untuk mencari kekurangan dan penyesalan, walau hidup di surga pun Anda juga bisa mendapatkan kekurangan dan penyesalan. Jika Anda bisa menyayangi dan mencintai kehidupan Anda, walau miskin juga tidak akan merasa sengsara. Bahkan bila Anda tinggal di gubuk reyot pun Anda juga akan memiliki saat-saat yang bahagia dan mulia.

Sebenarnya manusia adalah sang pencipta bagi kebahagian dia sendiri. Jika lingkungan yang dihadapinya berliku, curam dan berbahaya, maka seharusnya dengan mawas diri berpikir apakah usaha yang kita perbuat sudah maksimal? Walau nasib kurang beruntung juga tidak perlu mengeluh, lebih-lebih jangan putus asa, berusahalah untuk tetap berpikir positif. Jika langkah Anda sudah terhenti lebih dulu, maka jangan merasa was-was dalam hati bahwa perjalanan hidup Anda ini kurang rata. Jika merasakan lutut diri kita sendiri sangat lemah, jangan memaksakan diri untuk memanjat tebing yang curam.

Sebenarnya, kehidupan yang bahagia adalah memegang kesempatan yang ada saat ini, menjalani kehidupan ini dengan gembira, jujur dan tulus. Dalam kehidupan seyogyanya memikirkan orang lain dengan maksud dan niatan baik. Juga adalah kehidupan alami yang bisa mengalah dan bermurah hati terhadap pandangan berbeda dari manusia, hal dan materi yang berbeda. [Linda Lim, Denpasar, Tionghoanews]


Ingat! Teman-teman bebas mengirim artikel juga ke blog ini yang berhubungan dengan Tionghoa (Chinese) dalam dan luar negeri, melalui email: indonesia.chinese.ngepost@blogger.com

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: BERITA