Orang pertama yang lewat melihat kejadian, sambil menghela nafas berkata kepada dirinya sendiri :"Apakah seumur hidup saya akan seperti laba-laba ini? Setiap hari sibuk tak menentu, tetapi tidak ada hasilnya."oleh sebab itu setiap hari dia murung terus.
Orang kedua yang melewati tempat itu melihat, berkata :"Laba-laba ini sungguh bodoh, kenapa tidak menunggu dinding tersebut agak kering baru dipanjat? Lain kali saya jangan seperti laba-laba yang bodoh ini." Oleh sebab itu dia menjadi lebih pintar lagi, ketika menghadapi suatu masalah dia akan segera mencari jalan keluarnya.
Orang ketiga ketika melihat kejadian itu, dia kagum kepada semangat laba-laba yang pantang menyerah tersebut. Oleh sebab itu, dia menjadi lebih tabah lagi, dan berani menghadapi segala bahaya yang dahulu paling ditakutinya.
Hal yang sama, tetapi dari sudut pandang orang yang berbeda akan terjadi pemikiran yang berbeda, yang dapat dipastikan, bagi orang yang sifatnya periang dan tabah dia lebih mudah mencapai keberhasilannya. [Meilinda Chen, Jakarta, Tionghoanews]
Ingat! Teman-teman bebas mengirim artikel juga ke blog ini yang berhubungan dengan Tionghoa (Chinese) dalam dan luar negeri, melalui email: indonesia.chinese.ngepost@blogger.com